«

»

KOMINFO KOTA ADAKAN PELATIHAN SIPD UNTUK KETERSEDIAAN DATA

20180226_093153

Probolinggo, 26/2/2018. Data dan sistem informasi adalah suatu hubungan yang tidak bisa dipisahkan karena pengelolaan data akan lebih efektif dan efisien dengan adanya sistem informasi.

 

Untuk mendukung itu, Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai instansi yang menaungi urusan statistik sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, mengadakan Sosialisasi Regulasi SIPD dan Pelatihan Aplikasi SIPD Versi Terbaru Tahun 2018, pagi tadi (26/2) bertempat di Puri Manggala Bhakti Kantor Walikota Probolinggo.

 

Acara ini dibuka langsung oleh Walikota Probolinggo, Rukmini. Dalam sambutannya Rukmini mengatakan, instasi pemerintah membutuhkan penyusunan data yang baik agar dapat membantu para pimpinan atau pengambil kebijakan dalam menyusun rencana kegiatan dan mengambil sebuah keputusan.

 

“data yang baik dapat disusun dalam sebuah database atau basis data sehingga bisa digunakan sebagai basis penentu kebijakan. Dengan data yang benar dan akurat, tentunya kebijakan pemerintah akan tepat dan benar, ataupun bila terdapat kekeliruan dalam penentuan kebijakan, tentunya akan sangat kecil”, ujarnya.

 

Rukmini juga menambahkan, database memiliki arti penting dalam instansi pemerintah agar dapat mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa tugas dan fungsi setiap instansi pemerintah dalam rangka pencapaian rencana strategisnya, mengingat database ini berfungsi sebagai komponen utama dalam sistem informasi.

 

“database digunakan untuk menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan sehingga informasi yang disajikan bisa up to date. Mulai hari ini, kita harus belajar menyukai data dan berproses dengan data”, pungkasnya.

 

Sementara itu, Rey Suwigtyo, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika mengatakan, tantangan dan kendala setelah peralihan urusan statistik dari Bappeda ke Dinas Kominfo akan banyak dijumpai terutama berkaitan dengan pengumpulan dan pengelolaan data. “oleh karena itu, semua kendala harus direkap agar bisa dicarikan solusi terbaiknya. Kerja sama yang baik dari semua pihak yang berkaitan dengan data juga harus ditingkatkan”, ujar Tyo sapaan akrabnya.

 

“Struktur database SIPD telah terjadi perubahan, yang sebelumnya terdapat 8 kelompok data dan diuraikan kedalam 31 jenis data dan 2.691 elemen data, berkembang menjadi 3 kelompok data yaitu urusan wajib, urusan pilihan dan urusan umum yang terdiri dari 32 jenis data”, ujarnya.

 

Dalam acara ini, dihadirkan dua orang narasumber dari Bappeda Provinsi Jawa Timur. (SD)

Yahoo! Status Checker by Techya