«

RAIH GELAR KOTA LAYAK ANAK (LAGI), PEMKOT PROBOLINGGO MASIH AKAN TERUS BERBENAH

IMG-20180727-WA0019

Probolinggo, 23/7/2018. Prestasi kembali diraih Kota Probolinggo di tahun 2018 ini. Wali Kota Probolinggo, Rukmini, Senin (23/7) lalu, menerima penghargaan langsung dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak RI, Yohana Yembese, di Dyandra Convention Center Surabaya sebagai Kota Layak Anak Tingkat Pratama. Prestasi ini kembali diraih Pemerintah Kota Probolinggo, setelah sebelumnya di tahun 2017 juga mendapatkan prestasi yang serupa.

Penghargaan ini tidak lepas dari upaya Pemkot Probolinggo untuk memenuhi kebutuhan dan perlindungan anak. Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak, DP3AKB Kota Probolinggo, Lucia Aries Yuliyanti mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada Kabupaten atau Kota yang memiliki sistem pembangungan berbasis hak anak. “dengan diperolehnya penghargaan ini, artinya pembangunan Kota Probolinggo sudah berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan baik itu dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak”, ujarnya.

Menurut Lucia, penghargaan ini tidak didapat dengan mudah, namun penuh dengan perjuangan. “persiapan dilakukan selama satu tahun penuh karena penilaiannya dilakukan berdasarkan lima indikator dan melibatkan hampir seluruh OPD yang ada”, imbuhnya.

Kelima indikator ini menurut Lucia meliputi kelembagaan, kesehatan dasar dan kesejahteraan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, hak sipil dan kebebesan, perlindungan khusus serta pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya. Penilaian dilakukan dengan pengimputan data pada 19 maret sampai dengan 6 april 2018 yang kemudian dilanjutkan dengan verifikasi administrasi pada tanggal 1 april sampai dengan 14 april 2018. “setelah itu, dilanjutkan dengan verifikasi lapangan pada 27 juni sampai dengan 28 juni 2018 dan verifikasi tahap ahir atau final pada 1 juli sampai dengan 22 juli 2018”, ungkap Lucia.

Lucia mengatakan, tim penilai sendiri terdiri dari unsur independent/LSM, unsur KPPA, dan juga KPAI. “ada sebanyak 117 yang mendapatkan predikat sebagai Kota Layak Anak pada tahun 2018 ini termasuk Kota Probolinggo. Penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen pemerintah untuk terus memenuhi hak-hak anak baik itu dalam hal pendidikan, kesehatan dan pemberian sarana dan prasarana seperti ruang bermain anak. Penanganan terhadap masalah anak juga akan terus kita tingkatkan pelayanannya”, imbuhnya.

  Selama ini menurut Lucia, indikator perihal Kota Layak Anak sudah terpenuhi dengan baik oleh Pemerintah Kota Probolinggo. “kedepan akan kami tingkatkan lagi dengan fasilitas yang lebih baik lagi dan dengan adanya prestasi ini, tentunya akan menjadi pemicu semangat kami untuk terus berbuat lebih baik lagi untuk memberikan ruang bagi terwujudnya perlindungan dan tumbuh kembang anak dengan baik sesuai hak-haknya. Kami juga terus mendorong keluarga, masyarakat dan media massa agar semakin paham upaya pemenuhan hak-hak anak”, tutup Lucia (SD)

Yahoo! Status Checker by Techya