PENJUAL TEROMPET TAHUN BARU SEPI PEMBELI

Probolinggo, 31/12/2018. Menyambut pergatian tahun baru, penjualan terompet di Kota Probolinggo sepi pembeli. Di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, mulai dari perempatan Brak hingga pertigaan King ada sekitar 10 penjual terompet yang terpantau.

Salah seorang penjual terompet asal Wonogiri yang tinggal bersama sang suami di Kota Probolinggo, Sarni mengatakan penjualan terompet tahun ini terbilang sepi jika dibandingkan tahun lalu.

“Penjualan tahun ini sepi, menurun drastis malah jika dibanding tahun lalu. Saya jualan mulai empat hari lalu lakunya 3 sampai 5 buah tiap harinya, malam ini aja puncaknya, jadi lumayan ramai. Kalau tahun lalu lebih banyak lagi,” ujarnya.

Sarni sendiri menjual jenis terompet naga, terompet pencet atau terompet pompa dari plastik. “Kalau yang naga kita buat sendiri harganya 10 ribu rupiah sampai 15 ribu rupiah, sedangkan yang plastik dari distributor harga jualnya 20 ribu rupiah sampai 30 ribu rupiah,” jelasnya.

Maimunah warga Kelurahan Jati yang membeli terompet mengaku tidak merayakan tahun baru. “Nggak tahun baruan diluar karena ramai sekali, hanya berkumpul sama keluarga aja di rumah sambil makan-makan, dan seperti biasa anak saya minta belikan terompet,” ujarnya. (Crl)