DISPENDUK CAPIL & BPPKAD SOOSIALISASIKAN LAYANAN SANTUNAN KEMATIAN DALAM GADIS PENTER MAS

Probolinggo, 22/9/2019 – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kota Probolinggo Tartib Gunawan melalu Sekretarisnya Rini Sayekti mengapresiasi RT/RW, Lurah/Camat dan warga yang turut membantu warga lainnya dalam menginformasikan dan atau melakukan pendampingan dalam pengurusan bantuan santunan kematian sebesar 750 ribu rupiah guna memudahkan pencairannya.

Pentingnya sosialisasi itu seperti yang dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Probolinggo Nomor 36 Tahun 2019 tentang Santunan Kematian. Yang bertujuan untuk menginformasikan pada masyarakat bahwa Pemkot memiliki kepedulian sosial guna meringankan beban keluarga yang meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Rini, demikian panggilan akrabnya, saat ditemui seusai mengisi Talkshow on The Street, Gelar Diseminasi Informasi Pelayanan Terpadu pada Masyarakat (Gadis Penter Mas), Minggu (22/9).

“Setiap ada kesempatan (pertemuan atau sosialisasi) kami memang mengingatkan mereka untuk turut membantu warganya dalam mengurus santunan kematian karena terkadang (masih) ada warga yang tidak paham tata cara pengurusannya,” ujarnya.

Ia lantas mempersilakan warga untuk melaporkan keluarganya yang meninggal kepada pengurus RT/RW. Dimana pengurusannya sendiri dapat dilakukan oleh ahli waris maupun RT/RW dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Pernyataan Rini tersebut dibenarkan Agus Dwi dari Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD). Ia menerangkan sejumlah persyaratan lainnya dalam mengurus bansos tersebut, yakni menyertakan Kartu Keluarga (KK) dan KTP asli yang meninggal, fotokopi KTP pemohon dan sekaligus membawa yang asli, surat keterangan kematian dari kelurahan/rumah sakit dan fotokopi buku rekening bank.

“Bisa menggunakan rekening dari bank mana saja asal masih aktif. Karena banyak kami temui di lapangan, nomer rekening atau buku tabungan yang diberikan ternyata sudah tidak aktif,” terangnya. (Sonea)