BERTABUR HARAPAN PADA PENUTUPAN MTQ KE XIV KOTA PROBOLINGGO

KANIGARAN – “Teruslah asa kemampuan, karena itu (kemenangan) menjadi kunci keberhasilan selanjutnya. Jangan sombong, jangan berhenti dan puas hati,” itulah sepenggal pesan Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin pada penutupan Musabaqoh Tilawah Qur’an (MTQ) ke XIV Tahun 2020 Kota Probolinggo, Minggu (29/11) malam di Puri Manggala Bhakti.

Ya, kemenangan yang diraih para peserta lomba MTQ yang nantinya akan dikirim ke tingkat Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Pamekasan pada 2021 mendatang. “Mudah-mudahan peserta nanti yang akan dikirim ke Provinsi Jawa Timur bisa membawa nama baik Kota Probolinggo di wilayah Jawa Timur,” harapnya.

Ia mengimbau pada para camat di masing-masing wilayah kerjanya juga pemangku pondok pesantren untuk melakukan pembinaan secara intensif sebagaimana pemerintah berkomitmen terus memperhatikan perkembangan generasi muda. “Pada para camat dan pemangku ponpes, lakukan penjaringan terlebih dahulu di tingkat kecamatan. Untuk selanjutnya bisa dilombakan ke tingkat kota. Sehingga kita bisa menjaring sampai pelosok daerah, karena kami ingin semuanya bisa dikembangkan, terlebih untuk anak didik kita. Dengan demikian Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dapat menjiwai setiap insan manusia,” serunya.

WhatsApp Image 2020 11 30 at 14.32.10

Wali kota pun berharap kelak penghafal Al-Qur’an ini bisa meneruskan pimpinan di pemerintahan Kota Probolinggo. ” Saya meyakini jika pemimpin pintar dalam Al-Qur’an, maka akan bisa membawa keadilan, kemaslahatan untuk masyarakat,” ujarnya.

Giat yang diinisiasi oleh Bagian Kesejahteraan Setda Kota Probolinggo, ditayangkan pada akun resmi media sosial Pemerintah Kota Probolinggo secara virtual. Sementara itu dalam situasi pandemi COVID 19, lomba MTQ diadakan di lima lokasi. Diantaranya adalah Puri Manggala Bhakti, Masjid Al Ikhlas kantor wali kota, Masjid Raudlatul Jannah, Aula Dinas Kesehatan dan SMAN 1 Kota Probolinggo. Panitia penyelenggara juga menyediakan hadiah lomba berupa trophy dan uang pembinaan (juara I, II dan III) dan piagam penghargaan (juara I, II, III dan juara harapan I, II, III).

Juara umum dengan perolehan terbanyak untuk kategori lomba dimenangkan oleh Kecamatan Kademangan, sehingga berhak membawa pulang piala bergilir berukuran 1,5 meter.

Menurut Kabag Kesra Agus Dwi, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan ketaqwaan pada Allah SWT, meningkatkan pemahaman dan penghayatan kandungan Al Qur’an. “Selain itu untuk mengembangkan minat dan bakat peserta sekaligus melestarikan seni dan budaya dalam membaca Al-Qur’an serta meningkatkan silaturahmi dan ukhwuah islamiyah,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Sekda drg. Ninik Ira Wibawati, para camat se- kota, Kepala Kemenag Mufi Imron Rosadi dan dewan juri lomba. (dewi)