IKAN CUPANG, SALAH SATU ALTERNATIF PEMBASMI JENTIK

Pcupangggo 16/2/2018. Upaya pencegahan penyebaran Demam Beradarah Dengue (DBD) salah satunya adalah dengan memutus rantai hidup nyamuk Aedes Aegypti.

Nyamuk pembawa virus ini memiliki kemampuan berkembang biak melalui telur yang disimpannya di dalam air. Ketika menetas, telur ini pun akan berkembang menjadi jentik dan selanjutnya akan bermetamorfose menjadi nyamuk.

Hal ini seperti disampaikan Mujiono, salah satu staf Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan Kota Probolinggo. Menurutnya, langkah untuk memutus rantai perkembang biakan nyamuk dapat dilakukan melalui pembasmian jentik nyamuk.

Ketika ditanya mengenai, apakah memelihara ikan Cupang dapat membantu untuk membasmi jentik nyamuk?, Mujiono membenarkan cara alternative tersebut. Menurutnya ikan Cupang atau ikan laga (adu) adalah ikan yang tepat untuk membasmi jentik nyamuk

“ikan Cupang tergolong sebagai ikan petarung yang ganas dalam memangsa jentik nyamuk sebagai makanannya, bahkan ikan cupang mampu menghabiskan jentik nyamuk dalam waktu cepat”, ungkapnya.

Mujiono menambahkan, cara memelihara ikan cupang yang cukup mudah, juga menjadi nilai tambah untuk menggunakan ikan ini sebagai salah satu cara tradisional membasmi jentik nyamuk. “ikan ini dapat dipelihara dalam tempat penampungan air yang terbuka, seperti bak kamar mandi”, lanjutnya.

Dari penelusuran yang dilakukan, memang tidak sulit untuk mendapatkan ikan petarung ini, ada beberapa pedagang ikan hias di wilayah jalan Panglima Sudirman serta di jalan A Yani yang menyediakan ikan cupang dengan berbagai ukuran dan warna. Harganya pun bervariasi mulai 5.000 rupiah hingga 10.000 rupiah per ekor. (oke/ SD)