Probolinggo – Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal meminta masyarakat dan netizen untuk menggunakan media sosial secara bijak, utamanya dalam memberikan dukungan terhadap pasangan calon, pada perayaan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018 mendatang.
“Kami sampaikan (kepada masyarakat) untuk dapat bijak memanfaatkan media sosial pada proses tahapan Pilkada nanti,” imbaunya saat memimpin Sosialisasi Pengawasan Media Sosial Bersama Netizan Probolinggo, di ruang Rupatama Mapolresta Probolinggo, Kamis (18/1) siang tadi.
Menurut pria kelahiran Sumenep itu, media sosial biasanya dijadikan senjata utama oleh pasangan calon atau tim pasangan calon yang akan maju menjadi kepala daerah. Media sosial ini, katanya, terkadang dijadikan ajang dalam menyampaikan ujaran kebencian atau berita palsu.
Maka itu, lanjutnya, sangat disayangkan, jika ada oknum yang tidak bertanggung jawab menyampaikan ujaran kebencian dan berita palsu serta memecah belah antar kelompok masyarakat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polresta bersinergi dengan pengurus dan admin akun grup untuk memantau dan mengawasi media sosial selama tahapan kampanye nanti.
Dalam hal melakukan pengawasan di media sosial, selain bekerja sama dengan pengurus dan admin grup, pihaknya mengaku juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (pemkot) dalam hal ini Dinas Komunikasi daan Informatika (Diskominfo). “Silakan laporkan ke cyber team yang kami sebar di tiap Polsek dan grup medsos. Mari bersama-sama kita jaga kondusifitas kota tercinta,” pesannya. (sonea)

