Probolinggo, 29/8/2018 – Salah satu jenis pertandingan yang dilombakan dihari terakhir pelaksanaan Pekan Seni Pelajar (PSP) dalam rangkaian Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) 2018 adalah Lomba Seni Musikalisasi Puisi. Kegiatan ini digelar di SMPN 10 Probolinggo, Rabu (29/8) mulai pukul 08.00 WIB. Musikalisasi puisi merupakan kegiatan pembacaan puisi dengan cara dilagukan, diberi irama, atau diiringi musik yang sesuai dengan isi puisi.
“Puisi yang dinyanyikan, sehingga seorang pendengar yang kurang paham menjadi paham, yang tidak bisa menggambarkan sebuah isi puisi bisa tau isi puisi tersebut, dengan mengkolaborasikan antara sastra dan musik,” terang Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini pada Disdikpora Slamet Hariyanto, didampingi Peni Priyono selaku Ketua Dewan Kesenian Kota Probolinggo.
Pertunjukan musikalisasi, lanjut Slamet, merupakan wadah kreatifitas yang positif dan kompetitif yang disajikan diatas panggung, yaitu komposisi nyanyian yang disusun sesuai dengan puisi yang dipilih dengan memperhatikan harmonisasi antara penafsiran, nyanyian, musik dan penampilan.
Dalam perlombaan ini, Disdikpora menggandeng juri dari unsur seniman dan pencipta puisi kawakan, Aming Aminudin, serta dari Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya, Widodo Basuki dan Prasetyo.
Kriteria penilaian dalam lomba tersebut diantaranya penafsiran dan penghayatan, vokal hamonisasi antara musik dan puisi, serta penampilan atau performance.
Dari 22 peserta yang mengikuti lomba ini, juara harapan tiga diraiih oleh SMKN 2, juara harapan dua diraih SMKN 4,dan juara harapan satu diraih SMAN 4. Sementara juara 1,2, dan 3 diraih SMAK Mater Dei, MAN 2 dan SMAN 1. (Sonea)

