Probolinggo, 27/3/2019 – Menindaklanjuti pertemuan empat delegasi petinggi dari Helsingborg pada Selasa (26/3) kemarin, Rabu pagi ini (27/3) bertempatkan di Sabha Bina Praja Pemkot Probolinggo, digelar agenda pertemuan steering comite bersama dengan Tim Working Groub Petinggi Asal Kota Heilsingborg Swedia.
Pertemuan ini merupakan tindaklanjut dari kerjasama antara Kota Probolinggo dan Kota Helsingborg terkait ICLD (International Center For Local Democracy) yang sudah berjalan sejak tahun 2013 lalu. Dan kini, di masa kepemimpinan Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, siap untuk lanjutkan kerjasama ini yang akan berlangsung selama tiga tahun, mulai tahun 2017 lalu dan berakhir di tahun 2020 mendatang.
Pertemuan steering comite kali ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Probolinggo HMS. Subri, didampingi Kepala Bappeda, anggota DPRD Rudi A. Gofur, serta mengundang beberapa perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhubungan langsung dalam penanganan program kerjasama ini.
Kepala Bappeda Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo sebagai leading sector program ini mengatakan bahwa tujuan dari kerja sama program Symbiocity ICLD ini adalah untuk mendukung pembangunan perkotaan yang berkelanjutan di Kota Probolinggo, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih baik, yang disesuaikan dengan visi misi dan RPJMD Kota Probolinggo.
Kerjasama ini telah terjalin kurang lebih sudah ke tiga kalinya, dan di tahun ini adalah tahun terakhir antara Pemkot Probolinggo dengan Pemkot Helsingborg. Fokus dalam kerjasama kali ini yakni terkait perencanaan jalur sepeda di Kota Probolinggo.
Karena sebelumnya Pemkot Probolinggo sudah bekerjasama dengan Pemkot Helsingborg, di pertemuan streering comite kali ini, melalui Wakil Wali Kota HMS. Subri akhirnya menyepakati pilot project fokus pada perencanaan jalur sepeda di Kota Probolinggo.
Mengingat project jalur sepeda ini telah berlangsung di tahun 2017 dan berlanjut di tahun 2018, yang mana pada tahun ini penggarapannya terkait marka lajur sepeda untuk 2 arah, rambu perintah sepeda diruas Jalan Maramis, kajian tentang jalur sepeda dan kajian tentang penyediaan taman lalu lintas.
Sejauh ini, jalur sepeda di Kota Probolinggo hanya ada di beberapa ruas Jalan Pahlawan dan Jalan Maramis, Jalan Cokroaminoto, Jalan Raya Bromo, Jalan Suroyo, Jalan Mastrip dan Jalan Slamet Riyadi.
Dalam paparan yang disampaikan, tahun ini lebih menekankan pada rencana Aksi Gerakan Bersepeda. Salah satunya yakni membudidayakan gerakan bersepeda ke kantor bagi karyawan-karyawati Pemkot Probolinggo, kampanye dan promosi sepeda dengan menggandeng dan melibatkan komunitas sepeda serta sekolah, meningkatkan peran CSR dalam program gerakan bersepeda.
Hal ini sesuai dengan tajuk kerjasama yang akan difokuskan, yakni ‘Memperkuat demokrasi lokal dengan pembangunan jalur sepeda’. (Dev)
