HUT RI KE – 74, 14 WARGA BINAAN BEBAS

Probolinggo, 17/8/2019 – Moment peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia selalu disambut suka cita oleh seluruh rakyat Indonesia, tak terkecuali warga binaan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Probolinggo.

Karena seperti tahun – tahun sebelumnya, setiap tanggal 17 Agustus, warga binaan yang berkelakuan baik akan menerima remisi atau pengurangan masa pidana.

Seperti yang disampaikan Kepala Lapas Kelas IIB Probolinggo, Edi Mulyono dalam acara Pemberian Remisi Umum oleh Wali Kota Probolinggo kepada narapidana dalam rangka HUT Kemerdekaan RI di aula Dr. Sahardjo Lapas Kelas IIB Probolinggo.

Beliau menyampaikan jumlah remisi yang diberikan tahun ini sebanyak 383 orang.
“Dasar Hukum pemberian remisi merupakan hak narapidana sesuai UU No. 12 Tahun 1995 Pasal 14, dan Keppres No. 174 Tahun 1999 Tentang Remisi, serta Keputusan Menkumham Tahun 2019 Tentang Pemberian Remisi bagi Narapidana dan Anak Pidana. Untuk tahun ini jumlah remisi yang diberikan sebanyak 383 orang. Dengan rincian, remisi umum I pengurangan masa tahanan 1 bulan – 5 bulan sebanyak 329 orang, sementara untuk remisi umum II atau bebas hari ini sebanyak 14 orang,”terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan, jika kondisi di Lapas Kelas IIB Probolinggo saat ini over load, dimana kapasitas sebenarnya untuk 265 orang sedangkan penghuninya mencapai 624 orang sehingga over kapasitas hingga 244%, dengan kasus tertinggi I kasus narkoba sebanyak 52,9%, penyalahgunaan obat – obatan UU tentang Kesehatan No. 36 Tahun 2009 21,3%, diikuti kasus pencurian dengan kekerasan 10,2%, dan lain – lain sebanyak 15%.

Dalam melaksanakan pembinaan, Lapas Kelas IIB Probolinggo terus melakukan inovasi salah satunya mendirikan pendidikan pondok pesantren di Lapas. “Untuk pembinaan akhlak warga binaan, kami menggandeng MUI, Kemenag dan Yayasan Al – Falah untuk Pendidikan Ponpes. Sementara untuk kemandirian dan keterampilan warga binaan kita bekerja sama dengan BLK Disnaker memberikan pelatihan keterampilan, terbaru pelatihan las listrik dan membatik,” ujar Edi.

Kalapas Kelas IIB Probolinggo juga berharap agar Wali Kota Probolinggo bisa memfasilitasi pusat layanan terpadu di Lapas (Criminal Justice System). “Kami mohon kepada Wali Kota berkenan agar nanti ada pusat layanan terintegrasi dengan Polresta, Kejari, PN, dan lainnya sebagai pusat pelayanan terpadu seperti yang ada di Sidoarjo,” harapnya.

IMG 20190817 WA0033Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menyampaikan bahwasanya melalui pemberian remisi ini diharapkan seluruh warga binaan Lapas untuk selalu patuh dan taat pada hukum dan norma yang ada sebagai bentuk tanggung jawab kita pada Tuhan YME maupun kepada sesama.

Beliau juga berpesan kepada warga binaan agar tidak berkecil hati dan menata kembali kehidupan yang lebih baik di masa depan. “Kepada seluruh warga binaan yang mendapatkan remisi, khusunya yang bebas hari ini saya ucapkan selamat dan mengingatkan agar terus meningkatkan keimanan kepada Tuhan YME sebagai landasan dalam menjalani kembali kehidupan di tengah – tengah keluarga dan sebagai anggota masyarakat,” pesannya.

Orang nomor satu di Kota Probolinggo itu melanjutkan harapannya agar warga binaan jangan berkecil hati, janganlah menganggap diri mereka tidak berguna karena masih ada orang – orang yang merindukan dan menghargai mereka dan mengharapkan berkumpul lagi yaitu keluarga. “Tapi harus punya niatan dalam hati harus berubah lebih baik, jangan lupa apa dan bagaimana yang sudah dijalani di lembaga pemasyarakatan selama ini sebagai pembelajaran karena manusia tidak ada yang sempurna, untuk itu kita harus saling mengingatkan. Semoga ALLAH SWT senantiasa mengiringi keinginan luhur kita untuk mengabdi dan berbakti kepada bangsa dan negara, amin,” imbuhnya yang ditutup dengan ucapan Dirgahayu NKRI ke -74 dan pekik Merdeka sebanyak tiga kali diikuti semua orang yang hadir.

Selain menyerahkan secara simbolis SK remisi dan sertifikat pelatihan las listrik, Wali Kota Probolinggo juga menerima hadiah dari warga binaan berupa dua buah lukisan karikatur bergambar dirinya dalam ukuran besar.

Dalam acara yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri juga Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri, Perwakilan Forkopimda, Pj. Sekda, Ketua MUI Kota Probolinggo, dan sejumlah tamu undangan.

Sebelum meninggalkan lokasi, Wali Kota, Wakil Wali Kota, Kalapas beserta rombongan melihat tampilan band dari warga binaan di panggung kecil yang disiapkan di pinggir lapangan, berlanjut melihat hasil kerajinan warga binaan dan melihat langsung pelatihan membatik, bahkan Wali Kota beserta Wakil Wali Kota mencoba membatik, kemudian mereka menyapa dan berdialog dengan warga binaan yang ada disana. (Crl)