DEKLARASI ALIANSI JURNALIS PROBOLINGGO DIGELAR SESUAI PROTOKOL KESEHATAN

KANIGARAN – Sejumlah jurnalis mendeklarasikan Aliansi Jurnalis Probolinggo (AJP) yang digelar bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10) siang di Taman Maramis, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Giat itu digelar dengan mematuhi aturan protokol kesehatan, diantaranya pengecekan suhu tubuh, menggunakan masker dan menjaga jaga satu sama lain. Hal itu cukup beralasan, karena kondisi pandemi akibat virus corona masih berlangsung hingga saat ini.

Ketua AJP Slamet Fahrul Mozza dalam laporannya mengatakan, AJP berkomitmen menjaga kebebasan pers, memenuhi hak masyarakat atas informasi, menjunjung kode etik jurnalistik, bekerja secara profesional, dan berjuang demi kesejahteraan jurnalis. “Saya selaku Ketua AJP tidak ingin terjadi gesekan antar sesama Jurnalis, kita harus kompak,” katanya.

WhatsApp Image 2020 10 01 at 11.22.20

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin melalui Asisten Administrasi Umum (Asdum) Budiono Wirawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagaimana diketahui, pers adalah pilar ke empat dalam demokrasi di Indonesia setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif. “Saya berharap, pers ini nantinya mampu menjadi pilar ke empat dalam demokrasi kita, sehingga aspirasi dan kepentingan masyarakat tercover dengan baik,” ujarnya.

Budi menambahkan, peran pers dewasa ini sangat berpengaruh terhadap terhadap perkembangan pemberitaan pembangunan dan pemerintahan. Untuk itu, lanjutnya, ia berharap insan pers yang ada di Kota Probolinggo dapat menjalankan perannya dengan baik. “Semoga pers yang tergabung dalam AJP ini dapat bersinergi dengan Pemkot Probolinggo dengan baik,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Budi juga mengajak insan pers senantiasa memupuk kesadaran dalam berkomitmen untuk selalu menjalankan kode etik jurnalistik, menjaga marwah organisasi, kredibilitas, integritas dan profesionalitas.

“Mari bersinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo. Karena insan pers juga mempunyai peran dalam pembangunan daerah. Termasuk menekan sebaran berita hoax yang sangat mempengaruhi masyarakat. Kami tunggu program-programnya,” tandasnya.

Giat itu berlangsung khidmat dan singkat. Dimana Asdum didampingi Staf Ahli Didik Sunaryoto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Aman Suryaman dan perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Probolinggo, menyematkan seragam AJP, berupa rompi warna merah dan putih dengan kombinasi batik di bagian tengahnya, kepada Ketua AJP Slamet Fahrul Moza, dan melepas balon ke udara sebagai bentuk sinergitas AJP dengan Pemkot Probolinggo dan Forkopimda.

Deklarasi AJP “Berbagi dan Berbuat” merupakan organisasi yang pertama kali terbentuk sejak 3 bulan lalu, tepatnya pada tanggal 14 Agustus 2020. Secara aklamasi AJP ditetapkan di salah satu tempat di Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo pada tanggal 20 Agustus 2020, dan di nahkodai oleh Slamet Fahrul Mozza. (Sonea)