Probolinggo, (11/5) – Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) kembali digelar untuk ketiga kalinya. Kali ini SPKP dilaksanakan di Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo. Puluhan stand berdiri memenuhi Jalan Cokroaminoto Kota Probolinggo, stand-stand tersebut diisi oleh beberapa SKPD, UMKM, kelompok seni, sekolah, serta pelaku ekonomi yang ada di Kota Probolinggo.
Pada SPKP kali ini, antusiasme pengunjung begitu besar, hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang mendatangi gelaran yang dilaksanakan secara bergantian di 5 Kecamatan di Kota Probolinggo ini. Sejak pukul 5 pagi, pengunjung sudah mulai memadati kawasan padat penduduk tersebut.
Selain untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Kota Probolinggo, SPKP ini juga bertujuan sebagai sarana untuk memberikan informasi tentang program pemerintah serta sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Salah satu stand yang turut memeriahkan SPKP episode 3 ini adalah stand Dinas Kominfo Kota Probolinggo. Pada SPKP kali ini, Dinas Kominfo kembali menghadirkan Talkshow On The Street dengan narasumber tunggal dari Dinas Perhubungan Kota Probolinggo.
Muhammad Iksan, S.Sos, M, Si bertindak sebagai pembicara tunggal pada talkshow tersebut. Kabid Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Probolinggo ini membahas mengenai layanan angkutan khusus pelajar di Kota Probolinggo.
“untuk mendukung Kota Layak Anak, Pemerintah Kota Probolinggo meluncurkan transportasi pelajar, launching-nya sendiri sudah dilakukan bertepatan dengan Hardiknas kemarin”, ucap Iksan mengawali pembicaraan.
Dipandu oleh Yoke Rahardian dan disiarkan langsung melalui Radio Suara Kota Probolinggo, 101,7 FM, talkshow yang dimulai sejak pukul 7 pagi ini semakin meriah dengan hadirnya Walikota Probolinggo, Hj. Rukmini, SH, M.Si , Wakil Walikota Probolinggo, H.M. Suhadak dan Sekda Kota Drs. Johny Hariyanto, M.Si pada talkshow tersebut.
“transportasi pelajar ini untuk memudahkan para pelajar yang sekolahnya tidak dilalui oleh angkot (angkutan kota-red). Saya harap pelajar yang mendapatkan subsidi transportasi ini, bisa dengan mudah untuk pergi ke sekolah untuk menuntut ilmu”, ungkap Rukmini.
Iksan menambahkan, sedikitnya 93 pelajar yang akan menaiki 9 angkutan kota yang siap mengatar pergi pulang sekolah. “sementara ini yang mendapatkan layanan angkutan khusus pelajar ini yaitu pelajar SMPN 6, SMPN 8, SMP LB Sinar Harapan, SMAN 3, dan MAN 1”, lanjut Iksan
Kedepan, Iksan berharap agar seluruh pelajar di Kota Probolinggo dapat menikmati layanan ini. “ini masih pilot project, semoga kedepan, seluruh pelajar di Kota Probolinggo juga dapat menikmati layanan ini”, tutupnya. (SD)

