
PROBOLINGGO– Harga sembako di pasar Randu Pangger cenderung tetap seperti minggu lalu, hal ini sesuai dengan survei harga sembako yang dilakukan hari ini (30/4). Seperti halnya gula pasir lokal yang dibandrol harga Rp 10. 800 per kilogram, minyak goreng curah Rp 10.000 per kilogram dan, telur ayam broiler Rp 19.000 per kilogramnya namun, ketersediannya cenderung sedikit sehingga stoknya banyak yang kosong. Penurunan harga justru terjadi pada komoditi beras meskipun hanya sedikit, berkisar antara Rp 200- Rp 500 per kilogramnya, seperti yang dijelaskan Erwan.
“Harganya sama seperti minggu lalu, gula pasir Rp 10.800 per kilogram, minyak curah Rp 10.000 per kilogram, telur ayam broiler Rp 19.000 per kilogramnya tapi stok barangnya sedikit, banyak yang kosong. Beras justru turun dari minggu lalu beras Mbramo dari Rp 9.000 menjadi Rp 8.800 per kilogram, beras IR 64 dari Rp 8.500 menjadi Rp 8.000 per kilogramnya dan, beras curah dari Rp 8.000 menjadi Rp 7.500 per kilogramnya, hanya beras super yang tetap Rp 9.500 per kilogram,” terangnya.
Kenaikan harga sayuran dan daging ayam lebih dikarenakan musim penghujan yang dapat mempengaruhi hasil pertanian ataupun banjir yang melanda wilayah Lumajang sehingga menghambat pengiriman ayam ke kota Probolinggo khususnya di pasar Randu Pangger. Bawang putih naik dari Rp 15.000 per kilogram minggu lalu menjadi Rp 18.000 per kilogramnya, cabe merah besar naik cukup besar dari Rp 15.000 per kilogram menjadi Rp 25.000 per kilogramnya sementara, cabe rawit merah dari Rp 16.000 per kilogram menjadi Rp 18.000 per kilogramnya. Harga daging ayam Kampung dari Rp 50.000 menjadi Rp 55.000 per kilogram sementara, harga ayam Broiler dari Rp 25.000 menjadi Rp 28.000 per kilogramnya.
(Crl)
