Jajaran Forkopimda Simak Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo

KANIGARAN – Bertempat di Command Center Kantor Wali Kota Probolinggo, Jumat (14/8) siang, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin didampingi Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri, Sekda drg. Ninik Ira Wibawati beserta jajaran forkopimda dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyimak siaran langsung sidang tahunan MPR RI dan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke- 75 dalam sidang bersama DPR RI dan DPD RI secara virtual. Pada waktu yang sama, pidato kenegaraan Presiden RI secara virtual ini juga diikuti oleh kepala OPD se- Kota Probolinggo di masing-masing tempat kerjanya.

Pidato kenegaraan ini berlangsung di Gedung DPR Jakarta, Ruang Sidang Paripurna dipimpin langsung Presiden RI ke- 7 Joko Widodo didampingi Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti. Dalam pidato kenegaraannya Presiden Joko Widodo mengungkapkan sebanyak 215 negara tengah menghadapi pandemi COVID 19, krisis perekonomian dunia terparah dalam sejarah.

Jokowi menjelaskan kuartal pertama tahun 2020 pertumbuhan ekonomi negara plus 2,97 persen tetapi di kuartal kedua kita berada minus 5,32 persen. Kemunduran banyak negara-negara besar ini bisa menjadi peluang dan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan. Ibarat komputer perekonomian semua negara saat ini sedang macet, sedang hang.  Semua negara harus menjalani proses mati komputer sesaat, harus melakukan restart, harus melakukan reputing dan semua negara  mempnyai kesempatan, mensetting ulang semua sistem.

Ia menilai krisis pandemi COVID 19 ini sebagai momentum sebuah kebangkitan baru, untuk melakukan sebuah perubahan besar. Inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi, menjalankan strategi besar dalam bidang ekonomi, pemerintahan, sosial, budaya termasuk kesehatan dan pendidikan.

 “Menjadikan Indonesia setara dengan negara-negara maju. Menjadikan Indonesia Maju yang kita citacitakan. Dirgahayu Republik Indonesia! Dirgahayu Negeri Pancasila! Merdeka! Terima kasih,” pungkas Jokowi.

Masih di tempat yang sama, ditemui usai menyimak pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo, Wali Kota Habib Hadi memberikan komentarnya. “Daerah dalam menghadapi situasi dan kondisi seperti ini (pandemi COVID 19) sesuai dengan arahan Presiden. Kami harus terus mengambil langkah-langkah kebijakan yang memang harus betul-betul memperhatikan situasi dan kondisi yang ada. Misal aspek ekonomi, sosial, budaya, peningkatan pertumbuhan ekonomi itu menjadi komitmen kami. Karena yang dihadapi adalah situasi dan kondisi yang dialami semua daerah,” tuturnya.

Merujuk negara kita minus 5.32 persen menjadi perhatian Habib Hadi dan ia pun ikut memberikan penilaiannya. “Tadi dikatakan perkembangan ekonomi secara nasional minus 5.32 persen, jadi kami terus melakukan langkah-langkah mendorong dan mengembangkan sektor ekonomi supaya bisa bangkit menghadapi situasi dan kondisi seperti ini,” tutupnya. (dewi)