Angka pengangguran di Kota Probolinggo cukup tinggi. Data di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Probolinggo mencatat ribuan lebih pencari kerja, berkaitan dengan itu Disnaker Kota Probolinggo membuka peluang bagi ribuan pengangguran, dengan menawarkan posisi pekerjaan sesuai minat dan bakatnya.
Kemarin (29/9) Pemerintah Kota Probolinggo melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Probolinggo, kembali menggelar acara Job Market Fair (JMF) bertempat di BLK jalan Brantas KM 1 Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo.
Acara di hadiri dan dibuka langsung oleh Walikota Probolinggo Hj. Rukmini, M.Si, dan di damping oleh Wakil Walikota dan Sekdakot. Dan turut hadir pula para Asisten, Kepala FKPD, SKPD, ketua DPRD, camat, lurah, sponsor, pimpinan perusahaan dan para peserta JMF.
Acara di awali dengan tampilan Fashion Show (peragaan busana) hasil dari pelatihan yang di gelar oleh pemkot melalui BLK Disnaker secara gratis bagi para masyarakat Kota Probolinggo.
Dalam laporannya Kepala Disnaker Kota Probolinggo Drs. Achmad Sudiyanto, M. Si mengatakan, Job Market Fair digelar dengan mengandeng 33 perusahaan, terdiri dari 26 perusahaan dari Kota Probolinggo, 3 perusahaan dari Kabupaten, 2 perusahaan dari Jember, 1 perusahaan dari Pasuruan dan 1 perusahaan dari Surabaya dengan jumlah peserta yang terdaftar adalah sejumlah 1.200 orang.
Kepala Disnaker yang akrab dipanggil Sudi ini menjelaskan maksud dan tujuan acara di gelar, “maksud dan tujuan acara ini adalah sebagai upaya nyata Pemkot dalam mengurangi serta menanggulangi pengangguran khususnya di sektor formal dan mempertemukan unsur-unsur yang terlibat seperti perusahaan dan para pencari kerja.”
Dalam sambutannya Rukmini menjelaskan tentang pengangguran yang semakin bertambah, “sudah kita ketahui bersama bahwa pengangguran semakin tahun semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk dan angkatan kerja serta lapangan kerja terbatas karena beberapa faktor antara lain adalah kemajuan teknologi terbatasnya lahan investasi baru, gejolak ekonomi yang belum pulih.”
“Jumlah angkatan kerja hingga September 2015 sebesar 125.283 orang dengan kesempatan kerja 101.400 orang, sehingga pengangguran mencapai 23.883 orang. Lowongan kerja JMF ke dua ini adalah 1.037 peluang yaitu dari dalam kota 585 dan luar kota 452. Menyadari hal tersebut Pemkot senantiasa menjalin hubungan dengan unsur terkait, khususnya dunia industri dan usaha dari berbagai wilayah sehingga penanganan penaggulangan penganguran dapat lebih terarah. Diharapkan peluang yang ada ini dapat digunakan secara baik oleh para pencari kerja sesuai dengan kemampuan dan kompetensi.” imbuhnya. (vi2)

