Lantamal V Surabaya Bakal Renovasi 50 Unit RTLH di Kawasan Pesisir Kota Probolinggo

KANIGARAN—Penjabat Wali Kota Probolinggo Nurkholis menerima audiensi dari Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V Surabaya di Rumah Jabatan Wali Kota Probolinggo, Jumat (7/6) pagi. Pertemuan tersebut membahas terkait program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di kawasan pesisir Kota Probolinggo.

Diketahui, program ini merupakan kerjasama Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2024, yang direncanakan akan melaksanakan renovasi 50 unit rumah tidak layak huni (RTLH) terpilih di kawasan pesisir Kota Probolinggo.

“Alhamdulillah, Kota Probolinggo mendapat 50 unit RTLH yang akan direnovasi. Karena memang di Kota Probolinggo ada beberapa rumah tidak layak huni di kawasan pesisir. Kemungkinan di bulan Juni di minggu ketiga atau keempat akan segera dimulai. Saya mengucapkan terima kasih kepada Lantamal V Surabaya yang telah memilih Kota Probolinggo untuk program renovasi RTLH ini, “ terangnya.

Nurkholis berharap di tahun 2025 mendatang Kota Probolinggo bisa mendapat jatah lebih banyak, khususnya di wilayah pesisir. “Kemungkinan di tahun depan programnya untuk 1000 unit RTLH. Insyaallah kita bisa mengajukan lagi mendapatkan lebih banyak dari tahun ini, demi kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Asisten Potensi Maritim Danlantamal V Surabaya, Letkol Laut Bagus Hariyanto. Ia mengatakan program renovasi RTLH merupakan program yang dilaksanakan oleh Lantamal V Surabaya dengan dana yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur. Lantamal V Surabaya akan selalu bersinergi dengan instansi terkait di Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan masyarakat desa pesisir.

“Kita membantu kewilayahan Pemerintah Provinsi Jatim untuk ikut mensejahterakan masyarakat Provinsi Jatim lewat karya bakti TNI. Melalui program renovasi RTLH diharapkan adanya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah pesisir,” urainya.

Lebih lanjut Letkol Laut Bagus mengatakan, dengan adanya program ini diharapkan tidak hanya akan menunjang masyarakat untuk memiliki hunian yang kebih layak, tetapi juga bersih untuk mendukung kesehatan masyarakat dalam pemerataan pembangunan di wilayah Provinsi Jawa Timur.

“Hari ini (7/6) kami sudah bertemu dengan Penjabat Wali Kota Probolinggo, kami diijinkan untuk mewarnai kota ini dengan melaksanakan renovasi RTLH yang diperuntukkan untuk masyarakat pesisir yang dinilai layak untuk menerima. Direncanakan, di wilayah Kota Probolinggo kita akan mengalokasikan 50 unit RTLH, hingga saat ini masih kita survey untuk kelayakannya. Insyaallah renovasinya akan dilaksanakan di bulan ini antara minggu ketiga dan keempat,” urainya.

Sementara, Kepala DPUPR Setyorini Sayekti yang ditemui usai audiensi menambahkan lokasi RTLH yang sesuai dengan ketentuan dari Lantamal V Surabaya berada di Kecamatan Mayangan dan Kecamatan Kademangan. Untuk wilayah Kecamatan Mayangan yaitu di Kelurahan Mayangan, Kelurahan Wiroborang dan Kelurahan Mangunharjo, dan di wilayah Kecamatan Kademangan yaitu di Kelurahan Pilang.

“Sasaran dari program ini harus memenuhi beberapa kriteria dari Lantamal V Surabaya, karena harus tepat sasarannya. Diantaranya, bukan tanah milik negara, tidak ada intervensi dana dari pemerintah daerah agar tidak ada duplikasi anggaran. Secara lokasi berada di wilayah pesisir dan kriteria lainnya dari Lantamal V Surabaya,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo dan Camat Mayangan Agus Dwiwantoro. (mir/yul)