PROBOLINGGO(28/8)- Pemerintah kota Probolinggo kembali menggelar agenda tahunan Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) tahun 2017 dalam rangka memperingati HUT RI ke- 72 dan Hari Jadi Kota ke- 658. Salah satu kegiatan yang rutin dihadirkan adalah Pameran Produk Unggulan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) kota Probolinggo. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, Dan Perindustrian (DKUPP) kota Probolinggo Gatot Wahyudi selaku koordinator pameran mengungkapkan, jika salah satu tujuan digelarnya pameran produk UMKM dalam Semipro adalah untuk membantu mempromosikan, mengembangkan, dan memasarkan produk unggulan UMKM agar bisa dikenal masyarakat dan dapat bersaing dengan produk luar.
“Jumlah peserta sebanyak 98 peserta, dalam tenda doom sebanyak 50 peserta dari UMKM, SKPD, lembaga di lingkungan pemkot Probolinggo, kemudian Pemerintah kabupaten/ kota provinsi Jawa Timur sebanyak 5 peserta, dari kabupaten Probolinggo, kabupaten Lumajang, kabupaten Jombang, pemkot Batu dan pemkot Tangerang. Ada juga peserta dari Kadin Jawa Timur sebanyak 8 peserta yaitu, Kadin kota Probolinggo, kabupaten Bondowoso, kabupaten Malang, kota Kediri, kabupaten Banyuwangi, kabupaten Lumajang, kabupaten Jember, dan kota Malang. Sementara tenda kerucut diisi 48 peserta yang merupakan pelaku UMKM di lingkungan Pemerintah kota Probolinggo,” jelasnya.
Walikota Probolinggo Hj. Rukmini, SH, Msi. Dalam sambutannya yang sekaligus membuka secara resmi Pameran Produk Unggulan UMKM mengungkapkan apresiasai yang luar biasa atas pelaksanaan Semipro 2017 meskipun berlangsung sederhana tetap berjalan sukses. Dimana acara Semipro ini sudah digelar mulai pra acara dengan beragam kegiatan olah raga tradisonal, pelaksanaan Semipro sendiri hingga pasca acara. “Semoga acara Semipro 2017 sukses, masyarakat bisa merasakan dan menikmati kemewahannya termasuk dukungan dari pihak sponsor- sponsor besar yang selalu mendukung kegiatan ini kita beri space untuk tampilan etnis Arab, Tiong Hoa, dan Pendalungan. Acara Semipro tahun ini juga bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1438 H yang jatuh tanggal 1 September 2017, untuk itu kita isi dengan Istighosah dan Pengajian Akbar,” ugkapnya.
Lebih lanjut ditambahkan jika pameran yang menampilkan produk – produk unggulan ini bekerjasama dengan Kadin (Kamar Dagang Indonesia) kota Probolinggo, melalui perwakilan peserta dari Kadin kabupaten/ kota di Jawa Timur. Disamping untuk memajukan kota Probolinggo dari semua sektor, baik seni budaya, kuliner, industri kreatif dan lain sebagainya salah satu tujuan digelarnya Pameran Produk UMKM di kegiatan Semipro adalah untuk memasarkan produk unggulan UMKM kota Probolinggo lebih luas lagi.
Rofi salah seorang peserta pameran dari Kadin kabupaten Banyuwangi mengatakan rasa senangnya karena bisa bergabung dalam perhelatan Semipro untuk pertama kalinya, dirinya bisa saling mengenal dan belajar dengan daerah – daerah lainnya. “Ini baru pertama ikut Semipro, kami karyawan Handi Craft yang ditunjuk oleh Kadin kabupaten Banyuwangi membawa beragam oleh – oleh khas Banyuwangi, mulai dari makanan seperti Sale Pisang, Bagiak, Opak Gulung, Ladrang, dan lain sebagainya. Ada juga kerajinan seperti Udeng khas Banyuwangi, Batik tulis dan cap, dompet dari kulit ulat mangkuk dari kelapa, pokoknya mulai akar hingga unjung kelapa bisa diolah jadi beragam kerajinan, harganya juga terjangkau semoga jualannya laris,” ujarnya.
Pameran Produk Unggulan UMKM diberi judul “Bersama UMKM Kita Tingkatkan Lokal Berbudaya” sesuai dengan tema Semipro tahun ini “Lokal Berbudaya”. Acara pembukaannya dilakukan bersama dengan Gebyar Kuliner Nusantara 2017. Pameran ini berlangsung selama 7 hari mulai 28 Agustus sampai 3 September 2017 dengan koordinator DKUPP kota Probolinggo, sementara yang dikoordinir Paguyuban PKL berlangsung selama 8 hari hingga 4 September 2017, buka mulai pukul 9 pagi hingga 9 malam, di Alun – Alun kota Probolinggo dan sekitarnya. (crl)

