Pembayaran Pajak Zaman Now Tunai, Efektif dan Cegah Pungli

IMG-20171123-WA0011

Ini adalah zaman now maka pembayarannya juga zaman now non tunai. Joke tersebut dilontarkan oleh seorang Pemerhati Pelayanan Publik, Agus Pembagio, saat menyampaikan materi dalam acara Pelatihan Wartawan Daerah oleh Bank Indonesia, di Sahid Hotel, Jakarta, (20/11).

Menurut Agus, salah satu manfaat elektronifikasi pembayaran atau non tunai adalah untuk memangkas pintu korupsi. Sebab, pelayanannya nanti berhadapan dengan mesin. Maka akan mencegah terjadinya pungutan liar. Dengan demikian pelayanan publik dari pemerintah atau badan swasta lebih efesien.

Agus juga menyampaikan bahwa saat ini sudah banyak transaksi elektronik pada pelayanan publik seperti contohnya Regulasi pembayaran masuk jalan Toll yang berlaku sejak bulan Oktober 2017.

Saat ditanya tentang ekses atau permasalahan yang muncul karena ketidaksiapan masyarakat mengikuti regulasi tersebut. Faktanya, saat seluruh gerbang tol harus dibayar non tunai, maka sering terjadi crowded di lapangan .

“Saran saya, sisakan satu gerbang tol yang bisa melayani pembayaran tunai dengan batas tertentu. Sembari terus dilakukan sosialisasi pembayaran non tunai secara keseluruhan,” jawab Agus.

Agus juga menyebutkan bahwa sistem pembayaran tunai di gerbang tol membutuhkan 20 detik per kendaraan. Sedangkan jika menggunakan non tunai maka hanya butuh waktu 10 detik per kendaraan. “Jadi, jelas ini akan lebih efisien, cepat, mengurangi kemacetan,” sebutnya.

Bukan hanya itu, Agus juga menambahkan bahwa pemerintah harus lebih meningkatkan pembangunan infrastruktur di seluruh daerah. Seperti halnya pembangunnya sistem jaringan yang memadai untuk mensuport sistem pembayaran elektronik ini. (oke)