Tidak kurang 4500 anak dari Taman kanak – kanak (TK) dan Raudatul Athfal (RA), berpartisipasi dalam pawai Muharram 1438H yang diselenggarakan oleh IGTKI-PGRI pada Sabtu (29/10) pagi.
Pawai yang diberangkatkan pada pukul 08.15 WIB tersebut mengambil rute start depan kantor Pemerintah Kota Probolinggo kemudian melalui Jalan Suroyo dan berakhir atau finish di Alun-alun Kota untuk peserta lomba Drum band. Sedangkan peserta lomba Patrol melalui Jalan Dr. Soetomo dan finish di Gor Ayani.
Pawai yang digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam ini, berlangsung meriah dan dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan kegiatan pagi itu. Peserta diberangkatkan oleh Wakil Walikota, H. Suhadak Spd, didampingi istrinya ny. Devi Rince Suhadak, selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo.
Sebelum memberangkatkan peserta, secara khusus Wakil Walikota Suhadak menyampaikan beberapa pesan, kepada guru dan wali murid yang mendampingi putra-putrinya mengikuti kegiatan pawai budaya agar tertib dalam perjalanan.
“Peserta harus tertib karena rute yang dilewati nantinya adalah jalan-jalan protokol yang juga merupakan akses bagi pengguna jalan lain,” katanya berpesan.
Kepada Suara Kota, Ketua panitia, Kurniawati Indiyana menyampaikan bahwa kegiatan pagi itu diikuti oleh 111 peserta yang terdiri dari Divisi B lomba drumband tingkat RA/TK diikuti oleh 60 peserta dan Divisi A lomba Patrol 51 peserta. “Ini pertama kali dilaksanakan, secara bersamaan ada lomba Patrol dan Drum band. Jadinya, lembaga memilih salah satu”, ungkapnya.
Kurniawati juga menambahkan, bahwa guna menjaga netralitas penilaian peserta lomba drumband. Panitia telah menunjuk dewan juri dari luar kota diantaranya, dari daerah Malang, Tulungagung, Batu Malang, dan Kediri.
Kurniawati berharap tahun depan setiap lembaga dapat mengikuti kedua jenis lomba. “semoga tahun depan lebih meningkat, semua peserta bisa all out ikut lomba patrol dan drumband”, harapnya.
Pada kesempatan yang berbeda Suara Kota juga mewawancarai Herlina, salah satu Guru yang lembaganya dinyatakan sebagai pemenang. Herlina mengaku senang lembaga bisa meraih juara ke dua. “ Alhamdulillah meski latihannya hanya empat kali saja, anak-anak bisa menyelesaikan atraksi sampai akhir”, katanya saat ditemui Suara Kota di halaman sekolahnya.
Tak dapat dipungkiri penampilan TK. Taman Indria I saat performance, tampil berbeda disbanding peserta yang lain. Pagi itu, anak-anak didiknya menggunakan kostum ala suku asmat. Pakaian yang terbuat dari rumbai tali rafia itupun merupakan karya dari para wali muridnya. “Karena tidak ada ketentuan kostum dalam penjurian, maka kami pilih baju adat Papua”, ungkap perempuan yang biasa dipanggil bunda Lina ini.
Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh Juri keluar sebagai pemenang lomba Patrol yakni juara I TK Tunas Bhakti, Juara II TK Delima, Juara III TK Ananda sedangkan untuk lomba drumband Juara I TK Islam An-Nur, juara II TK. Taman Indria 1, dan Juara III TK Pusporini. (oke)
