Probolinggo, 1/4/2019 – Tim juri Lomba Kelurahan Berprestasi yang dibentuk oleh Bagian Pemerintahan Setda Kota Probolinggo, pagi ini (1/4) melakukan rapat koordinasi guna mempersiapkan pelaksanaan penilaian Lomba Kelurahan Berprestasi Tahun 2019. Rapat koordinasi tersebut berlangsung di ruang Sabha Bina Praja Kantor Pemkot Probolinggo.
Bagus Prasetyo, Kasubag Bina Kecamatan dan Kelurahan, Bagian Pemerintahan Setda Kota Probolinggo, memimpin rapat kordinasi, yang dihadiri oleh tim juri yang berasal dari OPD terkait, Kasat Binmaspol Polresta Kota Probolinggo dan Danranmil Kota Probolinggo.

Berdasarkan data evaluasi dari hasil yang sudah diterima oleh Bagian Pemerintahan, sebelumnya ditahapan tingkat 5 kecamatan di lingkungan Pemkot Probolinggo yang ikut, yang masuk dalam seleksi tahap regional di tahun 2019 ini, hanya 4 kecamatan saja yang lolos. Dan ditingkat kota rencananya akan diselengarakan di hari Kamis (4/4) mendatang.

Dihadapan para tim juri yang hadir, Bagus Prasetyo mengatakan bahwa ada satu Kecamatan yang didiskualifikasi lantaran tidak melakukan paparan.
“Mewakili Kecamatan Mayangan ada Kelurahan Jati, Kecamatan Kademangan ada Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kanigaran ada Kelurahan Kanigaran dan Kelurahan Kedung Asem perwakilan untuk Kecamatan Wonoasih,’’ jelasnya.
Lomba Kelurahan Berprestasi pada hakekatnya adalah salah satu upaya Pemkot Probolinggo untuk mendorong usaha pembangunan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas masyarakat, partisipasi masyarakat,dan untuk memupuk rasa gotong royong sekaligus sebagai bentuk upaya penanggulangan kemiskinan.
Selain itu Bagus juga menyampaikan, Lomba Kelurahan Berprestasi ini merupakan agenda rutin dan merupakan evaluasi kinerja para lurah dilingkungan Pemerintah Kota Probolinggo untuk membaca potensi yang ada di masing-masing wilayah yang dipimpin, sekaligus mendorong dan memberi motivasi kepada para lurah beserta masyarakatnya untuk bersaing secara postif dan sportif dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakatnya.
Lebih lanjut, ia berharap dengan rencana anggaran kelurahan yang diberikan, dapat digunakan secara maksimal terhadap potensi-potensi yang ada di masing-masing kelurahan.”Kami berharap kedepan nantinya, potensi di masing-masing kelurahan bisa muncul dan dikenal bukan hanya di Kota Probolinggo, melainkan juga diluar daerah Kota Probolinggo” jelasnya.
Dan point penilaian yang akan dilakukan oleh tim juri pada hari Kamis (4/4) mendatang terhadap Lomba Kelurahan Berprestasi ini mencakup tiga indikator diantaranya yakni pemerintahan, bidang kewilayahan dan bidang kemasyarakatan. (Dev)
