BAPPEDA GANDENG ICCN BANGUN KOTA KREATIF BERSEJARAH

Probolinggo, 18/9/2019 – Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin melalui Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah, Pengembangan dan Penelitian (Bappeda Litbang) Rey Suwigtyo mengatakan, pembangunan kota kreatif, mengedepankan ekonomi kreatif serta industri kreatif berbasis pada potensi-potensi lokal yang dimiliki setiap kota.

”Potensi lokal memiliki daya kreativitas yang tinggi. Selain itu, potensi lokal juga membasis kepada masyarakat sehingga bisa mengangkat potensi ekonomi masyarakat secara langsung,” ujarnya dihadapan ratusan peserta Seminar Membangun Kota Kreatif Bersejarah Probolinggo, Rabu (18/9) pagi di hallroom Orin Hall & Resto.

Menurutnya, kota kreatif harus dibangun bersama-sama seluruh element. Baik itu pemerintah, pelaku kreatif, akademisi, dan komunitas kreatif yang ada didalamnya. ”Seluruhnya harus dibangun dengan bergandengan tangan sehingga mampu terealisasi untuk kesejahteraan bersama,” ungkapnya.

IMG 20190918 WA0022Indonesia Creative Cities Network (ICCN) di Kota Probolinggo diikuti oleh perwakilan OPD di lingkungan Pemkot dan turut dihadiri oleh OPD terkait dari Pemkab Probolinggo dan Kota Blitar. Selain itu, tampak hadir para pelaku bisnis ekonomi kreatif, akademisi dan media televisi dan radio se-kota.

Seminar itu bertujuan menciptakan pelaku ekonomi yang berkualitas dan membangun kolaborasi dalam ekosistem ekonomi yang sehat.

Sementara itu Ketua Umum ICCN Fiki Satari menyatakan, saat ini yang dibutuhkan untuk membangun kota kreatif yang berkelanjutan adalah adanya pemahaman bersama tentang membangun kota kreatif. Juga upaya nyata membangun sinergitas antar lini dan antar kota atau kabupaten.

Dimana setiap daerah memiliki potensi lokal yang layak dikembangkan untuk membangun kota kreatif. ”Dibutuhkan niat dari pemerintah daerah untuk memetakan potensi lokal dan fokus mengembangkannya. Dalam pengembangannya, ada sinergitas antara pemerintah, komunitas kreatif, pelaku kreatif, dan akademisi,” terangnya. (Sonea)