BERSAMA SPKP, TALKSHOW ON THE STREET GPM MAKIN MERIAH

10 Maret - GPM bareng SPKP_2Probolinggo, 10/3/2015. Gelaran Gadispentermas (GPM) kali ini lebih istimewa dari biasanya, hal ini karena kegiatan tersebut bersamaan dengan kegiatan Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) perdana yang dilaksanakan di Kecamatan Mayangan pada minggu (8/3) lalu.

Tenda-tenda peserta Gadispentermas edisi ke 5 tahun 2015, nampak ramai didatangi para pengunjung.  Hal ini tak lain karena pada gelaran yang dimulai sejak pukul 05.00 pagi tersebut, para peserta Gadispentermas yang merupakan perwakilan SKPD yang memiliki mobil layanan ini, selain memberikan pelayanannya juga ada yang menjual produk-produk UKM, dan ada beberapa yang memberikan suguhan hiburan serta ada beberapa yang memberikan doorprize bagi pengunjung yang beruntung.

Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo, sebagai leading sector kegiatan Gadispentermas dan sekaligus sebagai koordinator pelaksanaan SPKP perdana ini menampilkan Talkhsow On The Street yang disiarkan langsung  melalui Radio Suara Kota Probolinggo, 101,7 FM dan menjadi pembeda dengan gelaran Gadispentermas pada tahun-tahun sebelumnya.

Pada Talkshow On The Street yang disuguhkan dalam dua sesi tersebut, hadir 2 orang narasumber dari Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Kota Probolinggo, Sisca Agustia Putri, S.Sos dan dari Dinas Koperasi, Energi Mineral, Industri dan Perdagangan, Junaidi, ST.

Pada sesi pertama Talkhow On The Street yang dipandu oleh Yuli Anisah tersebut, Sisca membahas tuntas mengenai Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Sementara itu, pada sesi kedua Talkshow On The Street tersebut, Junaidi hadir dengan membawa materi tentang ijin kredit bagi usaha kecil menengah.

Kabid Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo, Ir. Aries Santoso, MM mengungkapkan, kedua narasumber dari dua SKPD tersebut sengaja dijadwalkan pada kegiatan Gadispentermas kelima yang bersamaan dengan kegiatan SPKP tersebut. “sengaja kami pilih BPMPP dan Diskoperindag, mengingat salah satu tujuan dari SPKP ini adalah untuk menggerakkan UKM yang ada di Kota Probolinggo. Saya harap, semoga dengan dihadirkan dua narasumber tersebut, masyarakat yang awalnya tidak tahu mengenai proses perijinan, menjadi paham dan tau prosedurnya terutama bagi masyarakat yang ingin dan telah mendirikan UKM”, ungkap Aries. (SD)