Probolinggo, 4/3/2015. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo sebagai salah satu koordinator dalam pergelaran Semarak Pagi Kecamatan (SPK) yang rencananya akan digelar pada minggu (8/3) mendatang, mengadakan rapat persiapan SPK Mayangan Tahun 2015 di gedung Puri Manggala Bhakti Kantor Walikota Probolinggo, pagi (4/3) tadi.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Walikota Probolinggo, Hj. Rukmini, SH, M.Si ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh SKPD se- Kota Probolinggo, instansi vertikal, perbankan, serta UMKM dan kelompok seni budaya yang ada di Kota Probolinggo.
Rey Suwigtyo, S.Sos, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa SPK ini merupakan salah satu kegiatan Pemerintah Kota Probolinggo sebagai media komunikasi dan informasi. “dalam SPK ini, diharapkan juga bisa menjadi ajang kreasi dan hiburan bagi masyarakat Kota Probolinggo”, ujar Tyo.
Tyo melanjutkan, dalam gelaran SPK ini, telah disediakan sebanyak 100 buah stand ukuran 4×6 yang nantinya akan diisi oleh unsur SKPD, perusahaan, UKM, Sekolah dan kegiatan lainnya. “stand sejumlah 100 buah itu akan dibagi yaitu untuk SKPD sejumlah 33 stand, perusahaan 7 stand, UKM sejumlah 12 stand, sekolah 4 stand dan sisanya untuk kegiatan lainnya”, lanjut Tyo
Dalam kesempatan itu pula, Tyo memberitahukan bahwa pada gelaran SPK tersebut, pengunjung akan diberikan kupon berhadiah bagi yang beruntung. “nantinya akan ada pembagian doorprize yang dibantu oleh sponsorship. Belum pernah ada acara yang seperti ini sebelumnya, yang memberikan doorprize pada pengunjung”, ujanya.
Sementara itu, Walikota Probolinggo dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara SPK ini memiliki tujuan nyata yaitu untuk mendorong pertumbuhan sektor rill dan UKM dalam menunjang pertumbuhan ekonomi yang kompetitif, kokoh dan berkeadilan. “selain itu juga untuk mendorong masyarakat dalam bidang sosial budaya, ekonomi, dan seni budaya. Tujuan lainnya yaitu untuk mempercepat arus informasi tentang program dan hasil pembangunan Kota Probolinggo bagi masyarakat dan sebagai alternatif wisata”, ujar Rukmini.
Dalam kesempatan itu pula, Rukmini menekankan bagi SKPD, kecamatan, kelurahan dan sekolah yang berada di masing-masing kecamatan, wajib mengikuti gelaran SPK ini. “terutama untuk sekolah-sekolah, wajib mengikuti ini untuk mempromosikan pelayanan yang ada di sekolah mereka kepada siswa dan orang tua siswa. Khusus untuk sekolah, tidak diwajibkan ikut pada 10 kali gelaran ini, tetapi jika di Kecamatan Mayangan misalnya, maka sekolah yang ikut ya yang berada di Kecamatan Mayangan saja”, lanjut Rukmini.
Terakhir, Rukmini menyampaikan himbauannya pada seluruh undangan yang datang agar dapat meminimalkan suara sound system yang nantinya digunakan untuk mendukung acara. “ini kan acaranya pagi, jangan sampai terjadi, masih adzan subuh tapi sound disini (SPK-red) sudah bunyi juga, jangan sampai mengganggu kenyamanan warga sekitar”, tutupnya. (SD)

