HARGA CABE RAWIT KEMBALI NAIK

Probolinggo, 4/3/2015. Harga kebutuhan pokok belakangan ini memang tidak dapat diprediksikan. Hal ini sesuai penuturan dari salah satu Tim Sidak Pasar Radio Suara Kota Probolinggo, Pucha Edi Yuniarta pagi (4/3) tadi seusai melakukan sidak di pasar Wonoasih Kota Probolinggo.

Salah satu komoditas yang tidak bisa diprediksikan menurut lelaki berkulit putih ini adalah harga cabe rawit. “dalam beberapa bulan terakhir, harga cabe rawit merupakan yang paling sering mengalami naik dan turun. Termasuk untuk hari ini, sesuai pantauan saya di lapangan, harga cabe rawit untuk hari ini naik hampir seratus persen. Kalau minggu lalu masih di harga Rp. 14.000/kg, hari ini sudah mencapai Rp. 25.000/kg”, ujarnya.

Sementara itu, kenaikan harga beras seperti yang marak diberitakan di media massa dalam beberapa minggu terakhir turut mendorong naiknya harga beras di pasar Wonoasih. “entah ini karena permainan harga dari pedagang besar atau pedagang kecil yang memang harus menaikan harga karena harga ambilnya aja sudah tinggi”, terang Pucha sapaan akrab lelaki bujang ini.

Menurut Pucha, meskipun kenaikan harganya tidak sampai 10 persen, tapi hal ini cukup membebani kalangan menengah kebawah. “beras yang merupakan kebutuhan pokok, kalau naik begini ya tentu membebani masyarakat apalagi masyarakat yang kurang mampu. Hari ini saja, harga beras naik menjadi Rp. 11.000/kg untuk beras super, naik Rp. 500/kg dari harga minggu lalu, sedangkan untuk beras IR 64 harganya menjadi Rp. 9.800/kg naik Rp. 500/kg juga dari harga minggu lalu”, terangnya.

Tidak hanya dua komoditas tersebut yang mengalami kenaikan harga dari harga minggu lalu, harga gula pasir lokal, minyak curah, dan bawang merahpun juga mengalami hal yang sama. Untuk harga gula pasir, mengalami kenaikan sebesar Rp. 100/kg dari harga minggu lalu, menjadi Rp. 8.600/kg, minyak curah naik menjadi Rp. 10.500/kg dan bawang merah naik menjadi Rp. 13.000/kg, naik Rp. 3.000/kg dari harga minggu lalu yang hanya berada diharga Rp. 10.000/kg.

Namun, meskipun demikian, masih ada komoditas yang mengalami penurunan seperti tepung terigu, telur ayam broiler, daging ayam broiler, cabe merah besar dan kubis. “tepung terigu turun Rp. 300/kg dari harga minggu lalu, menjadi Rp. 5.500/kg. Untuk harga telur ayam broiler, hari ini turun menjadi Rp. 16.500/kg dari harga minggu lalu yang masih berada diharga Rp. 17.500/kg”, katanya

Masih menurut Pucha, untuk harga daging ayam broiler dan cabe merah besar, sama-sama mengalami penurunan harga Rp. 2.000/kg. Untuk harga daging ayam broiler turun menjadi Rp. 23.000/kg sedangkan untuk harga cabe merah turun menjadi Rp. 10.000/kg. Untuk harga kubis, turun Rp. 500/kg dari harga minggu lalu, menjadi Rp. 2.500/kg. (SD)