Probolinggo, 2/9/2018. Rindi Sufrianto sebagai atlet panjat tebing Kota Probolinggo yang turut menyumbangkan emas bersama tim putra sport climbing dalam Asian Games 2018, membawa angin segar bagi dunia olah raga Kota Probolinggo, khusunya panjat tebing. Rindi menjadi pembuktian bahwa atlet – atlet Kota Probolinggo sangat potensial dan bisa diperhitungkan dalam kancah nasional maupun internasional.
Dalam event Semipro 2018 yang memasuki tahun kesepuluh, sport climbing menjadi salah satu cabang olah raga yang rutin dilombakan untuk menjaring bibit – bibit baru. Bertempat di venue wall clambing di GOR Ahmad Yani Jl. Dr. Soetomo Kota Probolinggo, Semipro Cup 2018 Speed Climbing Competition tingkat pelajar se-Kota Probolinggo dilaksanakan selama 2 hari (1 – 2 September 2018) mulai pukul 15.00 WIB sampai dengan selesai.
Andika Hadi Winata selaku Presiden Juri dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Probolinggo mengatakan, kompetisi kali ini diikuti 70 pelajar putra/ putri tingkat SD/MI, SMP/MTS dengan kategori speed climbing yaitu, teknik memanjat secepat mungkin dengan penilaian kecepatan waktu,
“kriteria penilaiannya adalah kecepatan waktu, faktor kekuatan tangan (cengkraman) juga sangat berpengaruh. Para atlet yang ikut kompetisi ini biasanya sudah tergabung dalam klub – klub panjat tebing Kota Probolinggo dibawah binaan FPTI Kota Probolinggo, atau pihak sekolah yang sengaja memilih siswanya karena dilihat memiliki kemampuan dalam olah raga panjat tebing”, ujarnya.
Di tempat yang sama Iwan Rosyidi Pelatih Panjat Tebing (FPTI) Kota Probolinggo yang juga membina Rindi Sufrianto mengungkapkan, jika olah raga panjat tebing di Kota Probolinggo semakin banyak peminatnya, hal ini terbukti dengan semakin banyaknya pelajar yang ikut latihan. “Peminatnya makin banyak, ada sekitar 180 orang yang terdaftar dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Untuk itu kita harus mengatur jadwal latihannya dari hari senin sampai hari sabtu mulai pukul 3 sore, disini wall climbing GOR Ahmad Yani”, ujarnya.
Lebih lanjut Iwan menambahkan jika kemenangan Rindi menjadi semangat tersendiri bagi atlet panjat tebing kota Probolinggo. “para atlet jadi lebih semangat dan rajin latihan untuk menujukkan kemampuan mereka masing – masing, bahkan kami sudah mengantongi beberapa nama untuk mencetak Rindi – Rindi yang baru”, imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Rukmini, memberikan langsung piala kemenangan Speed Climbing Competition untuk tingkat SD/MI putra dan putri Minggu sore (2/9) di venue wall climbing GOR Ahmad Yani Kota Probolinggo. Pada perlombaan ini, untuk kategori SD/MI Putra, Galang Adri Pamungkas dari SDN Sukabumi 1, berhasil meraih Juara 1, sementara Juara 2 berhasil diraih Bomantara Bintang dari SDN Sukabumi 6, Juara 3 diraih oleh Taruna Sakti Indra dari SDN Sukabumi 4 dan Harapan 1 berhasil diraih oleh Arrifin Akbar Yurzaqin dari MI Muhammadiyah.
Sedangkan untuk kategori SD/MI Putri, Juara 1 berhasil diraih oleh Renata Sekar dari SDN Sukoharjo 1, Juara 2 diraih oleh Cinta Dwi Maharani dari SDN Sukabumi 1, Juara 3 diraih oleh Hanysa Maharani dari SDN Sukoharjo 4 dan Harapan 1 diraih oleh Jasmine Aghnia Afifah dari SDN Mangunharjo 6. (Crl)

