Makanan dan minuman (mamin) tak layak komsumsi masih ditemukan bebas di sejumlah toko dan minimarket di Kota Probolinggo. Hal ini terungkap saat tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) mamin dan kosmetik Kamis (14/12) siang tadi.
Dalam sidak ini, tim gabungan yang berasal dari Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Satpol PP, serta Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) dan Polresta memeriksa stok mamin di lima lokasi berbeda.
Dikomandoi Sekda kota dr Bambang Agus Suwignyo, mereka menuju ke lokasi Toko Sumber Manis di Jalan Siaman sebagai tujuan perdana. Dari tempat ini ditemukan sejumlah makanan yang tidak layak jual. Diantaranya, kemasan rusak, tidak tertera tanggal expired.
“Hasil yang kami dapati, masih ada beberapa penjual yang bermain tidak fair. Kami beri peringatan agar mamin yang tak layak komsumsi segera ditarik dari peredarannya,” tegas mantan direktur RSUD dr Saleh ini.
Untuk saat ini pihaknya masih melakukan pembinaan, jika dari beberapa kali surat teguran tak diindahkan maka ada tindakan tegas. Mulai dari penarikan produknya hingga penutupan sementara toko yang dimaksud.
Temuan lainnya berupa susu kaleng yang kemasannya penyok, dan produk kondom yang expired. Produk tersebut ditemukan di 4 lokasi lainnya, seperti Angga Mart di Jalan Basuki Rahmat, KDS Dept Store dan Supermarket Sinar Terang yang keduanya berada di Jalan dr Sutomo.
Sedangkan sidak kosmetik sejauh ini masih aman. Namun dinkes juga mengingatkan agar masyarakat lebih teliti, khususnya komposisi yang tertera di kemasan. “Terutama produk kosmetik yang tidak tertera label dan komposisi kemasannya. Dikhawatirkan mengandung hydroquinon dan zat berbahaya lainnya,”pinta Kepala dinkes dr Ninik yang ikut mendampingi sidak tersebut.(yul)

