KERAPAN SAPI BRUJUL, BUDAYA LOKAL KOTA PROBOLINGGO YANG KINI DIKEMBANGKAN

September_2017_SapiDalam rangka memeriahkan semipro 2017, HUT kemerdekaan RI ke 72 dan Hari jadi kota probolinnggo ke 658 th, Pemerintah Kota Probolinggo bekerja sama dengan paguyuban kerapan sapi kota probolinggo menggelar kerapan sapi brujul yang bertempat di lapangan kerapan sapi brujul Jl. kyai safi’i jrebeng kidul kecamatan wonoasih kota probolinggo.
Ketua Paguyuban kerapan sapi brujul mudjiono iroe mengatakan,“Ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun. Setiap tahun kita mengadakan 3 kali event, salah satunya adalah kegiatan dalam rangka semipro seperti ini, dan 2 event lainnya diaadakan rutin 4 bulan sekali oleh paguyuban secara mandiri,”jelasnya kepada Suara Kota.

Kegiatan yang digelar selama 2 hari ini bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Kota probolinggo. Hal ini senada dengan pernyataan Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Pramito legowo dalam sambutannya.“Tujuan kerpan sapi brujul yang pertama untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal probolinggo sebagai potensi kepariwisataan khususnya wisata budaya. Kedua, sebagai ajang promosi pariwisata sehingga diharapkan dapat menambah daya tarik wisata baik wisatawan lokal maupun manca negara untuk berkunjungan wisata ke kota probolinggo. Ketiga, untuk mempererat tali silaturrahim antara sesama penggemar dan paguyuban kerapan sapi brujul kota probolinggo,”jelasnya.

Saat ditanya jumlah peserta, ketua paguyuban yang akrab disapa Pak Ion ini mengatakan,” total peserta kelas A dan Kelas B event kali ini memang dibatasi hanya masyarakat kota probolinggo saja dengan jumlah peserta 50 pasang sapi brujul,”ungkapnya.

“Hadiah utama kelas A (kelas besar) satu buah sepeda motor, Juara 2 lemari es 2 pintu dan hadiah untuk juara 3 adalah lemari es 1 pintu. Untuk kelas B (kelas kecil) hadiah yang diperebutkan adalah TV 24 inchi untuk juara 1, TV 21 Inchi untuk juara 2, dan TV 17 inchi untuk juara 3,”imbuhnya.

Laki – laki berkulit sawo matang ini berharap dengan diselenggarakannya ajang tahunan ini budaya kota probolinggo yang salah satunya kerapan sapi brujul ini semakin dikenal, banyak diminati dan semakin berkembang.

“Kepada masyarakat Kota Probolinggo mari turut serta dalam mengembangkan budaya sapi brujul yang merupakan budaya lokal kotak probolinggo, sehingga ke depan jumlah peserta sapi brujul semakin bertambah,”ungkapnya.

Lomba ini dihadiri dan dilepas oleh camat wonoasih Dwi Hermanto ini juga dihadiri oleh Danramil Wonoasih, Kepala OPD, Kapolsek Wonoasih, dan lurah sekota probolinggo.

Dalam sambutannya Camat Wonoasih Dwi Hermanto yang mewakili Walikota Probolinggo,” Pada pengembangan pariwisata di kota probolinggo pada hakekatnya tidak merubah apa yang sudah ada, tetapi kepada upaya menggali potensi yang sudah ada obyek dan daya tarik wisatanya. Acara ini merupakan upaya yang sangat bagus untuk mengangkat dan mengembangkan sekaligus melestarikan nilai-nilai seni budaya tradisional yang ada di wilayah kita. Kegiatan semacam ini perlu perkembangan sebagai upaya untuk menarik para wisatawan untuk berkunjung ke kota probolinggo,” jelasnya.

“Atas nama pemerintah kota probolinggo saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya atas jerih payah segenap panitia yang secara tulus ikhlas dalam menyelenggarakan kegiata kerapan sapi brujul sehingga terlaksana dengan baik dan mendapatakan perhatian yang besar dari masyarakat,”imbuhnya.

“Pada kesempatan ini ada beberapa hal yang perlu saya tekankan, yang pertama kepada segenap panitia utamanya tim juri dapat melaksanakan tugas dengan menjunjung nilai-nilai sportifitas, yang kedua kepada para peserta lomba hendaknya dapat menerima kemenangan ataupun kekalahan dengan tulus ikhlas, dan yang ke tiga kepada seluruh masyarakat yang berada di sini hendaknya dapat menjaga situasi dan kondisi yang aman tertib dan kondusif,”tegasnya

Pada penutupan di hari ke dua yang dihadiri bakorwil VI jember syahroni, panitia melepasan 500 ekor lele yang merupakan dukungan dari PT. Bromo Falcata Indonesia yang oleh yang kemudian ditangkap oleh para penonton.

Peraih juara kerapan sapi brujul kelas A, Juara 1 diraih oleh Sipul, Predator Kebonsari, Juara 2 diraih oleh Suyit Bintang Ngale Sumber Wetan dan juara 3 diraih oleh Wahit Bajing Ireng Kademangan.
Sedangkan untuk kelas B, juara 1 diraih oleh Sudarto Alabama Kanigaran, Put Roda Gila Triwung Kidul dan Besri Brama Kumbara Sumber Wetan. (art)