PROBOLINGGO(19/8)- Memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke- 72 dan Hari Jadi Kota Ke- 658, Pemerintah kota Probolinggo melalui Disbudpar (Dinas Budaya dan Pariwisata) kota Probolinggo menggelar serangkaian acara tampilan khas seni budaya Indonesia salah satunya Lomba Jula- Juli Pelajar tahun 2017.
Acara yang dihadiri Walikota Probolinggo Hj. Rukmini SH, MSi yang sekaligus membuka secara resmi lomba tersebut berlangsung cukup meriah dengan antusias peserta dan penonton yang cukup banyak, baik dari pelaku seni, pendukung sekolah yang ikut lomba, ataupun masyarakat yang ingin menghabiskan malam minggu dengan tontonan gratis.
Dalam sambutannya Walikota Probolinggo mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya pada semua pihak yang mendukung suksesnya acara ini. “Bagi peserta ini tentunya menjadi kesempatan baik untuk mengembangkan kesenian asli Indonesia. Daripada melakukan hal- hal negatif lebih baik masa muda diisi dengan hal- hal yang positif salah satunya berkesenian, mengikuti kegiatan Pramuka, PMR, dan lain sebagainya, disamping tugas utamanya belajar,” ujarnya.
Lebih lanjut ditambahkan jika Pemerintah kota Probolinggo selalu mendukung dan memberikan wadah untuk masyarakat kota Probolinggo yang ingin bersama- sama mengembangkan dan melestarikan budaya asli daerah ditengah gempuran budaya asing di era globalisasi seperti sekarang ini agar kita tidak kehilangan jati diri dan juga identitas bangsa.
“Lomba Jula – Juli Pelajar Tahun 2017 menjadi salah satu rangkaian acara HUT RI ke- 72 dan Hari Jadi Kota ke- 658 yang dikemas dalam kegiatan SEMIPRO (Seminggu Di Kota Probolinggo). Tentunya kita berharap agar masyarakat dapat menikmati, dan juga meramaikan gelaran tersebut. Saya juga mengucapkan terima kasih pada Pengrawit Jack Nicklaus yang menjadi musik pengiring pada lomba malam ini,” pungkasnya.
Ditemui di tempat yang sama, Endarwati, SE Kabid Kebudayaan Disbudpar kota Probolinggo menjelaskan bahwa Lomba Jula – Juli Pelajar 2017 ini sudah memasuki tahun ketiga bertujuan untuk melestarikan budaya Jawa Timuran. “Peserta yang ikut saat ini 12 peserta (9 dari tingkat SLTP/ MTS, 3 dari tingkat SLTA/ SMK/ MA) se- kota Probolinggo, dimana pesertanya murni pelajar tidak boleh ada pembimbing atau pelatih kesenian,” terangnya.
Disebutkan pula untuk kriteria penilaian lomba meliputi, parikan dan tetembangan yang selaras, mengangkat tema pendidikan, kostum yang menarik dan sesuai, tampilan di panggung dengan durasi maksimal 15 menit. Memperebutkan juara I, II, III, dan harapan I, II, III dengan hadiah berupa trophy, sertifikat/ piagam dan juga uang pembinaan.
Sumadi seorang peserta dari SMPN 9 mengaku senang karena dirinya terpilih menjadi salah satu peserta Lomba Jula – Juli Pelajar Tahun 2017 mewakili sekolahnya. “Baru pertama saya ikutan lomba ini, tapi saya senang sekali bisa terpilih bersama teman- teman untuk mewakili sekolah. Sebenarnya ekstra kurikuler saya voli, tapi karena dianggap bisa ngelawak makanya saya dipilih jadi peserta. Latihannya sendiri hanya seminggu tapi kita berharap bisa menang juara satu,” pungkasnya penuh semangat. (Crl)

