Puluhan Calon Jemaah Haji Kota Probolinggo Diberangkatkan

KANIGARAN – Tangis haru keluarga pecah saat puluhan Calon Jemaah Haji (CJH) hendak berangkat dari halaman Kantor Wali Kota Probolinggo ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Kamis (16/6). Sebanyak 87 CJH terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter) gabungan dengan jemaah haji asal Sampang, Gresik dan Kota Batu. Sehingga total keberangkatan kloter ini berjumlah 450 orang.

Sebelum diberangkatkan, CJH mendapat pembekalan di gedung Puri Manggala Bhakti. Nah momen mengharukan terjadi usai pembekalan digelar. Saat para CJH keluar dari ruangan menuju bus masing-masing. Pelepasan CJH dilakukan Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin didampingi forkopimda, sekda dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat Samsur, Ketua MUI dan sejumlah undangan.

Wali Kota Habib Hadi ini mengucap syukur atas dibukanya kuota haji tahun ini, setelah 2 tahun lamanya tertunda karena pandemi Covid 19. “Alhamdulillah setelah dua tahun ini kita mengalami ujian yang begitu berat, yakni adanya pandemi Covid-19. Sehingga keberangkatan ibadah haji tertunda, dan tahun ini sudah mulai terlaksana,” katanya.

Dalam kesempatan itu Habib Hadi juga menyampaikan pesan pada seluruh CJH hendaknya sesampai di tanah suci, menjadi tamu Allah yang baik, ibadah dengan khusyuk, sabar dan tawakal. Serta tuntunan dan bimbingan ketika manasik haji yang telah diberikan sebelumnya, menjadi pedoman agar syarat rukun dan wajib haji berjalan lancar sesuai ketentuan syariat agama.

“Niatkan dalam hati, betul-betul untuk ibadah. Fokus, jangan memikirkan oleh-oleh,” serunya mengingatkan. Ayah dari empat orang anak ini berpesan agar para jemaah haji bisa menjaga kesehatan saat menunaikan ibadah haji di Makkah. Hal ini penting untuk diperhatikan mengingat cuaca di Arab Saudi sangat berbeda dengan di Indonesia.

“Jaga kesehatan baik fisik maupun mental serta cepat beradaptasi dengan lingkungan, karena di sana iklimnya berbeda dengan negara kita. Jaga etika, citra dan kepribadian bangsa kita. Karena kita dikenal mempunyai akhlak dan budi pekerti yang luhur. Kita tunjukkan itu!,” serunya.

Ia juga berpesan agar pada saat berada di tanah suci, untuk bersama-sama mendoakan negara Indonesia khususnya Kota Probolinggo, menjadi negara yang aman, tentram dan damai, serta selalu dalam lindungan Allah SWT. Untuk warga yang belum dapat melaksanakan ibadah haji, semoga mendapat kesempatan dan kemampuan untuk melaksanakan ibadah haji di tahun-tahun mendatang. “Selamat menunaikan ibadah haji, semoga menjadi haji yang mabrur. Selamat jalan para tamu Allah,” tutupnya.

Dian (22) warga Mastrip merasa terharu dengan keberangkatan ibunya menunaikan rukun Islam kelima ke Makkah. “Sebenarnya ibu saya berangkat tahun 2020. Tapi terkendala pandemi. Akhirnya berangkat sekarang,” katanya dengan mata berkaca-kaca. (es/fa)