Probolinggo, 25/5/2015. SMKN 1 Kota Probolinggo mengadakan Sosialisasi Penyebaran Informasi Publik dan Fungsi Pers. Sosialisasi ini dilaksanakan pagi tadi (25/5) bertempat di Ruang Media SMKN 1 Kota Probolinggo.
Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh 60 orang peserta yang berasal dari Humas dan perwakilan sekolah percontohan dan perwakilan dari AWPI (Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia) Kabupaten/Kota Probolinggo.
Dalam acara ini, dihadirkan dua orang narasumber, yaitu dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Probolinggo, Surya Darmawati, S.I.Kom dan Wakil Ketua II Departemen OKK, SDM dan Litbang DPP AWPI Propinsi Jawa Timur, Abdurahman Daeng.
Dalam laporannya, Kepala Sekolah SMKN I Kota Probolinggo, Didik Purwandi mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang digagas oleh SMKN I Kota Probolinggo. “mungkin masih belum pernah ada yang menggandeng pers serta PPID, jadi sesuai dengan UU No. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, kita harapkan semua bisa berjalan sebagaimana mestinya dan bisa bekerja sama dengan baik dalam penyebaran informasi publik ini”, tandasnya.
Sementara itu, Surya Darmawati, S.I.Kom menyampaikan materi tentang Daftar Informasi Publik Sebagai Ruang Bagi Keterbukaan Informasi Publik. “maksud dan tujuan dari adanya daftar informasi publik ini tak lain untuk memudahkan akses informasi bagi pengguna informasi publik”, tutur wanita berhijab ini.
Pada sesi kedua, Abdurahman Daeng memberikan materi tentang Peran Pers Sebagai Sumber Informasi Serta Eksistensinya Dalam Menegakkan Supremasi Hukum. “peran jurnalis ini diharapkan mampu untuk memberikan dorongan bagi tegaknya supremasi hukum, dalam hal ini, insan pers selayaknya dapat di hargai dalam menggali dan mencari sebuah informasi”, ujar Daeng.
Lebih lanjut, Daeng berharap agar AWPI dengan seluruh anggotanya dapat disenergikan dengan baik, tidak hanya itu, insan pers juga diharapkan menulis secara objektif dan membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak. “menggandeng dan membangun sehingga dapat membangun Probolinggo”, tutup Daeng. (SD)

