Probolinggo, 31/8/2018. Animo masyarakat untuk menyaksikan penampilan etnis Tionghoa dalam pagelaran Semipro begitu besar. Mereka memadati panggung Garuda alun-alun Kota Probolinggo mulai pukul 19.00 WIB, Jumat (31/8) dengan sajian perdana Barong Sai Suryanaga.
Mata penonton semakin terpukau dengan penampilan tari tangan seribu, yang dibawakan oleh sanggar Elizabeth. 10 orang penari dengan kostum berwarna kuning keemasan meliuk-meliuk mengikuti irama khas cina. Tangan mereka menggunakan hiasan kuku panjang berwarna emas pula. Formasi berbanjar ke belakang para penari menunjukkan kelentikan kuku tangan mereka, secara bergantian membentuk gelombang dari depan ke belakang.
Model baju yang dikenakan merupakan perpaduan mirip negara Thailand dan India. Para penarinya menggunakan hiasan kepala warna emas kombinasi merah dengan kerlap kerlip tulisan cina. Dari awal tampil iringan musik dari nada guzheng seolah berada di negeri tirai bambu.
“Keren ya, tampilan tarian ini membuat kita seperti menikmati suasana di negeri cina. Setiap tahun saya selalu menikmati sajian etnis tionghoa di Semipro,” ujar Dewi warga Mangunharjo.
Dalam kesempatan itu Wali Kota Rukmini menyampaikan terima kasih kepada panitia yang sudah memberikan warna dalam semipro setiap tahunnya. “Dari sini masyarakat bisa lebih akrab dengan seni serta budaya cina, karena di kota ada berbagai etnis yang hidup berdampingan dengan damai. Terima kasih sudah berpartisipasi selama 10 tahun hingga saat ini, semoga bisa menambah kerukunan dan persatuan dalam membangun Kota Probolinggo ,” pungkasnya.
Dalam sesi berikutnya, penonton juga melihat atraksi Wushu, yang memiliki prestasi hingga kancah nasional. Kemudian sebuah lagu Yue Liang Dai Biao Wo De Xin dinyanyikan sembari bermain kecapi alias guzheng yang dibawakan oleh Vanessa Liem. Ia pernah tampil di stasiun televisi dengan berbagai talent yang dimiliki.
Terakhir permainan liang liong alias naga dan barongsai Suryanaga yang merupakan sajian khas tradisonal Cina. Barongsai ini melakukan ritual, di depannya ada buah nanas dan jeruk mandarin. Buah nanas merupakan simbol keberuntungan dan kebahagiaan yang dimakan oleh barongsai berwarna kuning keemasan sedangkan yang berwarna merah naik diatas papan kayu serta beratraksi mengambil bola.
Semua penonton puas menyaksikan pertunjukan seni dan budaya etnis tionghoa yang berakhir pukul 22.30 WIB. (yul)

