Bertemu TKSK dan PSM se-Kota Probolinggo, Ini Pesan Habib Hadi

KANIGARAN – Dalam rangka meningkatkan penyelenggaraan kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos, PPPA) Kota Probolinggo mengundang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), untuk mengikuti pembinaan, Kamis (18/11), di Ballroom Majapahit, Bale Hinggil.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam arahannya menyampaikan, TKSK dan PSM adalah warga masyarakat yang atas dasar rasa kesadaran dan tanggungjawab, didorong oleh rasa kebersamaan, kekeluargaan dan kesetiakawanan sosial yang secara sukarela mengabdi untuk pembangunan kesejahteraan sosial.

“Itu saya apresiasi, sebagai mitra kerja pemerintah yang bergerak di bidang sosial, teman-teman TKSK dan PSM langsung sigap. Utamanya selama masa pandemi ini, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat terdampak, sehingga tidak ada lagi informasi simpang siur yang berkembang di masyarakat, seperti yang dialami di daerah lain. Saya bangga,” katanya.

Maka dari itu, Wali Kota Habib Hadi berharap kegiatan ini dapat memberdayakan sumber potensi kesejahteraan sosial untuk meningkatkan motivasi, kemampuan dan keterampilan TKSK dan PSM yang hebat, serta menjadi tenaga yang professional dan berjiwa sosial sekaligus berperan dalam upaya penyelesaian berbagai permasalahan sosial.

Habib Hadi menambahkan, pemerintah tentunya tak bisa bekerja sendiri dalam pelaksanaan tugas-tugas pembangunan kesejahteraan sosial, kekuatan berbasis masyarakat seperti potensi sumber kesejahteraan sosial, harus dioptimalkan perannya. Baik pencegahan dan penanganan masalah sosial serta pemberdayaan masyarakat.

TKSK dan PSM juga diharapkan mampu menghadapi tantangan dan isu-isu serta kondisi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat, mampu berinisiatif merespon permasalahan yang berkembang di masyarakat.

“Senyampang bertemu, saya pesan, mohon untuk bisa juga mengedukasi masyarakat, utamanya lansia, terkait pentingnya vaksinasi. Apalagi Kota Probolinggo sudah berada di level 2, ini berarti pertumbuhan ekonomi semakin menaik,” tegasnya.

Kepala Dinsos PPPA Rey Suwigtyo menerangkan, pembinaan ini bertujuan untuk membangun korsa TKSK dan PSM se-Kota Probolinggo, yang akan melakukan kegiatan sosial termasuk melaporkan masalah-masalah yang ada di lapangan dan dikoordinasikan dengan lurah serta camat.

Selain itu, untuk meningkatkan sinergi dan komunikasi lintas sektoral, memaksimalkan tugas peran dan fungsi TKSK dan PSM. TKSK dan PSM, sebagai perwujudan partisipasi masyarakat dan ujung tombak penyelenggara kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan, maka pengetahuan dan keterampilan perlu ditingkatkan. (Sonea)