Probolinggo, 25/8/2018. Segala cara dilakukan oleh pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Salah satu caranya yaitu melalui Gerakan Masyarakat Sehat ( Germas ) yang digelar di setiap daerah. Begitu pula di Kota Probolinggo, melalui UPT Puskesmas Ketapang, Germas Fair dilaksanakan dengan mengajak ratusan masyarakat di Kecamatan Kademangan, Sabtu (25/8) pagi tadi. Kegiatan ini bertempatkan di Lapangan Bromo, Jalan Kimbalu, Perum Bromo Kelurahan Ketapang.
Gelaran Germas Fair ini diawali dengan senam bersama. Ratusan masyarakat nampak bersemangat berolah raga pagi mengikuti gerakan dari instruktur yang berada di atas panggung. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Camat Kademangan, Lurah se-Kecamatan Kademangan , Kapolsek Kademangan, Danramil Kademangan, Kepala UPT Puskesmas Ketapang beserta staf dan Tim Penggrak PKK se-Kelurahan Kademangan.
Salah satu peserta senam, Desi, yang juga merupakan staf Puskesmas Ketapang, terlihat berpakaian unik. Ia berdandan dan berbusana seperti layaknya pedagang sayur keliling. Saat ditanya alasannya menggunakan busana tersebut, Desi menjawab bahwa gaya busananya tersebut merupakan salah satu wujud simbolis cinta Germas dan juga sekaligus mengajak masyarakat hidup sehat.
” Biar sehat harus banyak konsumsi sayur;” ujarnya.
Sebagai pelengkap indikator Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), giat pagi itu dilanjut dengan Deklarasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Dalam deklarasi tersebut Camat Kademangan membacakan naskah deklarasi yang berisi dukungan komitmen untuk terwujudnya PHBS.
Sementara itu, dalam sambutannya, drg. Ninik Ira Wibawati selaku Kepala Dinkes Kota Probolinggo menjelaskan, pihaknya telah melakukan segala upaya untuk meningkatkan kualitas hidup kesehatan masyarakat. Salah satunya melalui Germas Fair yang merupakan wujud kongkrit dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. “Didalamnya mengandung komitmen untuk membentuk masyarakat sehat melalui lingkungan terkecil yakni keluarga,” jelasnya.
Ninik juga berharap Germas dapat meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat. Sehingga terwujud gerakan kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
“Serta satu wujud sebagai investasi bagi sumber daya manusia yang produktif secara sosial maupun ekonomi”, pungkasnya. (Dev)

